-->
Motivasi Menulis

Mengapa masih ada manusia yang berbuat dosa? padahal setan di belenggu di bulan Ramadhan !!!

Gambar Ilustrasi
Filsafat, Logika dan Kepercayaan. Kali ini saya akan mencoba membahas suatu masalah sederhana namun menarik banyak perhatian, dan saya rasa cukup sexy untuk di bahas.  Saat ini kita memasuki bulan Ramadhan di Tahun 2016, oleh sebab itu muncul suatu pertanyaan. 
Mengapa Manusia masih berbuat dosa atau jahat di bulan Ramadhan padahal Setan di belenggu ??
Info bahwa setan telah di belenggu dapat di temukan dari hadits hadits Rasulullah SAW, di antaranya adalah

 عَنِ ابْنِ شِهَابٍ قَالَ أَخْبَرَنِي ابْنُ أَبِي أَنَسٍ مَوْلَى التَّيْمِيِّينَ أَنَّ أَبَاهُ حَدَّثَهُ أَنَّهُ سَمِعَ أَبَا هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ يَقُولُ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا دَخَلَ شَهْرُ رَمَضَانَ فُتِّحَتْ أَبْوَابُ السَّمَاءِ وَغُلِّقَتْ أَبْوَابُ جَهَنَّمَ وَسُلْسِلَتْ الشَّيَاطِينُ 

Dari Ibnu Syihab, ia berkata, “Ibnu Abu Anas mawla at-Taymiyyiin telah mengabarkan kepada saya, bahwa bapaknya menceritakan kepadanya bahwa dia mendengar Abu Hurairah Ra. berkata, ‘Rasulullah saw. bersabda, ‘Apabila masuk bulan Ramadhan, pintu-pintu langit dibuka, pintu-pintu jahanam ditutup dan setan-setan dibelenggu.” HR. Al-Bukhari[2] dan Abu ‘Awanah, dengan redaksi: 

إِذَا جَاءَ رَمَضَانُ فُتِّحَتْ أَبْوَابُ السَّمَاءِ، وَغُلِّقَتْ أَبْوَابُ جَهَنَّمَ، وَسُلْسِلَتِ الشَّيَاطِينُ 

“Apabila bulan Ramadhan datang, pintu-pintu langit dibuka, pintu-pintu jahanam ditutup dan setan-setan dibelenggu.” [3] Hadis di atas diriwayatkan pula oleh An-Nasai, Ahmad, Abd bin Humaid, Al-Baihaqi, Ibnu Hiban, dan Ath-Thabrani. [4] 
Pemahaman kasar dari hadits di atas bahwa Setan setan telah di belenggu, Akan tetapi, jika kita pelajari lebih dalam lagi ternyata kata as-Syayaathin (setan-setan) yang dimaksud pada hadis ini menunjukkan sebagian, bukan semua setan, yaitu hanya setan-setan pembangkang atau yang durhaka (al-maradah). 
Kata al-maradah (مَرَدَةٌ) merupakan bentuk jamak dari kata maarid (الْمَارِدُ) yaitu الْعَاتِي الشَّدِيْدُ artinya yang sangat angkuh, durhaka, bertindak sewenang-wenang lagi melampaui batas. [10] Jadi yang dibelenggu hanyalah setan dari kalangan jin yang sangat jahat, sementara setan dari kalangan manusia tetap berkeliaran. Baca Perbedaan Jin, Setan dan Iblis.
Jadi Setan setan yang masih berbuat jahat itu bukan karena godaan setan dari golongan ghaib (jin atau iblis) akan tetapi karena godaan dari dalam diri manusia itu sendiri atau bahkan di goda dari setan golongan manusia.

Terima kasih...
Labels: Artikel, Kepercayaan

Terima Kasih Telah Membaca Mengapa masih ada manusia yang berbuat dosa? padahal setan di belenggu di bulan Ramadhan !!! . Please share...!

0 Komentar untuk "Mengapa masih ada manusia yang berbuat dosa? padahal setan di belenggu di bulan Ramadhan !!! "

Back To Top