-->
Motivasi Menulis

Iblis Menggugat Tuhan

Gambar Ilustrasi
Filsafat, Logika dan Kepercayaan. Ini dia perkataan saat Iblis Menggugat Tuhan.
Kamu menyalahkanku karena Dosa Manusia adam ???
Kamu menyalahkankau karena menggoda adam ???
Lantas siapa yang harus saya salahkan atas dosa dosa dan keangkuhan saya ???
Siapa yang menggoda saya ??
Bukankah sebelum adam diciptakan, saya juga merupakan makhluk ciptaan.Mu yang selalu taat kepadamu, dan selalu beribdaha kepadamu !!!!
Lantas, mengapa kamu melaknat.ku lantaran saya tidak mau sujud kepada manusia ??
Bukankah Perintah utama Engkau adalah Sujud dan Menyembah hanya padamu ???
Mengapak engkau menyuruhku sujud kepada manusia `?? Padahal engkaulah satu satunya dzat yang patut di sembah !!!
Biarlah ketaanku dan keyakinanku bhwa yang patut di sembah hanya engkau menjadi laknat sampai akhir zaman....
Pertanyaan yang mendasar !!!
Apakah perintah ALLAH saat menyuruh Iblis sujud kepada adam bermakna Menyembah Adam atau hanya sekedar sujud ???`

Wallahualam......
Baca Juga
Pembaca yang baik meninggalkan pesan..

Labels: Artikel, Kepercayaan

Terima Kasih Telah Membaca Iblis Menggugat Tuhan. Please share...!

2 komentar on Iblis Menggugat Tuhan

  1. Segala kisah tentang iblis termasuk duduk perkara awal mulanya pembangkangan iblis terhadap Tuhan memang akan dengan mudah ditemukan kontradiksinya di sana sini. Termasuk disini seakan Tuhan tidak konsekwen dengan perintahnya untuk tidak menyekutukannya ketika dia memerintah iblis untuk bersujud/menyembah Adam. Jika kita hendak melacak penjelasan masalah ini lewat jalur logika dengan disiplin filsafat, tentu kisah ini perlu reinterpretasi. Sebab kisah yang tertulis dalam kitab suci itu bagaimanapun adalah sebuah teks yang disusun/diturunkan dalam latar belakang konteks jaman dan kultur yang sudah sangat berjarak dengan konteks jaman dan kultur kita saat ini. Karena jarak kontekstual yang membedakan antara pembacaan dan penciptaan teks itu sedemikian jauh maka pemahaman yang sempurna dan final akan makna teks itu sulit untuk segera di dapatkan dalam sekali pembacaan. Bahkan hampir tidak mungkin tercapai. Pemahaman itu harus terus dibangun lewat interpretasi terus menerus. pemahaman hanya akan terus berkembang semakin baik dan tak akan mencapai pemahaman final. Apa sebenarnya makna inkonsistensi Tuhan yang tekstual itu.
    sedang lewat jalur keimanan, Apa sih yang tidak bisa dilakukan, dikehendaki Tuhan. Rasional-irrasional, logis-tidak logis, baik-jahat, konsisten-inkonsisten itu semua kan standard-standard yang terbangun oleh frame berfikir manusia. Dan Tuhan tentu melampaui kategori-kategori itu.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mantap....
      Jika kita telisik dari sudut pandang keimanan,, sujud itu belum tntu bentuk penyembahan...
      Allah mnyruh Iblis untuk sujud sbgai bentuk pnghargaan atas terciptanya makhluk terbaik. Bukan di suruh Menyembah...
      (y)

      Delete

Back To Top