![]() |
| Gambar Ilustrasi |
Filsafat, Logika dan Kepercayaan. Akhir akhir ini semakin banyak berita SARA yang bertebaran di media sosial,,, Apakah Muslim di larang memilih pemimpin KAFIR ??
Politik telah merangkul agama dalam menjatuhkan salah satu Calon pemimpin di Negeri Ini,,
Sebut Saja Ahok.
Para muslim pendukung Ahok kini berada dalam kebingungan, Memilih Ahok takut Dosa, Memilih yang lain takut tidak sejahtera...
Baca Juga; Kerangka Teoritis Penyelesaian Masalah
Memang banyak ayat yang melarang umat muslim untuk memilih orang kafir (non muslim) sebagai pemimpin, di antaranya adalah :
QS. 4. An-Nisaa' : 144.
"Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil orang-orang kafir menjadi WALI (PEMIMPIN / PELINDUNG) dengan meninggalkan orang-orang mukmin. Inginkah kamu mengadakan alasan yang nyata bagi Allah (untuk menyiksamu) ?"
QS. 5. Al-Maa-idah : 57.
"Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil jadi PEMIMPINMU, orang-orang yang membuat agamamu jadi buah ejekan dan permainan, (yaitu) di antara orang-orang yang telah diberi kitab sebelummu, dan orang-orang yang kafir (orang-orang musyrik). Dan bertakwalah kepada Allah jika kamu betul-betul orang-orang yang beriman."
QS. 5. Al-Maa-idah : 51.
"Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil orang-orang Yahudi dan Nasrani menjadi pemimpin-pemimpin(mu); sebahagian mereka adalah pemimpin bagi sebahagian yang lain. Barangsiapa diantara kamu mengambil mereka menjadi pemimpin, maka sesungguhnya orang itu termasuk golongan mereka. Sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang ZALIM."
Baca Juga; Masalah Baru Bagi Sosialisme Demokratis
Namun diantara banyaknya ayat yang melarang muslim memilih pemimpin dari orang kafir ada satu ayat yang mengecualikan,,
QS. 3. Aali 'Imraan : 28.
"Janganlah orang-orang mukmin mengambil orang-orang kafir menjadi WALI (PEMIMPIN / PELINDUNG) dengan meninggalkan orang-orang mukmin. Barang siapa berbuat demikian, niscaya lepaslah ia dari pertolongan Allah, kecuali karena (siasat) memelihara diri dari sesuatu yang ditakuti dari mereka. Dan Allah memperingatkan kamu terhadap diri (siksa)-Nya. Dan hanya kepada Allah kembali(mu)."
Di surat tersbut di katakan, kita boleh memilih pemimpin kafir sebagai siasat memelihara diri dari sesuatu yang ditakuti mereka...
Seperti yang kita ketahui, Banyak orang orang di Jakarta yang merasa sangat puas dengan kinerja Ahok (silahkan search di internet),, Dan yang pasti, Saat Ahok menjabat sbgai gubernur, tidak ada satupun muslim yang pernah di kebiri atau dikekang haknya dalam beribadah,,, Semua kewajiban muslim bisa dilakukan dengan tenang tanpa ada intervensi dari pemerintah..
Apakah Jika seorang muslim takut jika pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Jakarta menurun, korupsi meraja lela, pelayanan sosial mnurun dll.. Apakah itu bisa dijadikan siasat ketakutan yang dikatakan dalam surat Ali Imran ayat 28 ????
Selamat berfikir dan mengambil kesimpulan masing masing... Sekali lagi ini hanya menjadi bahan renungan, kalau sudah tidak ada lagi orang muslim yang baik rasanya tidak masalah memilih orang kafir yang baik. Tapi, Jika masih ada orang muslim yang baik, ada baiknya anda memilih orang yang Muslim
Baca Juga; Bukti Allah itu Ada
Pembaca yang baik meninggalkan pesan
Labels:
Artikel,
Kepercayaan
Terima Kasih Telah Membaca Fenomena AHOK,,, Apakah Muslim di Larang Memilih AHOK ??. Please share...!

saya warga jakarta. justru tidak puas dengan kinerja AHok. tegas sama wong cilik tp ramah sama pengembang2. Anda ini lucu , survey kepuasan dari search engine google. Teknologi itu dicptakan, dan bisa digunakan sebagai alat propaganda politik dgn menciptakan opini publik. dan anda adalahsalah satu korban media. lucu juga anda melek teknologi tp malah jadi korban media.
ReplyDeletesya akui,, memang bnyak yg tdk suka dgn ahok, tpi tdk sdkit jg yg suka !!!!
Delete