-->
Motivasi Menulis

Mengapa Iblis Bisa Kembali Kesurga Setelah Di Usir??

Gambar Ilustrasi

Filsafat, Logika dan Kepercayaan. Kali ini saya akan mencoba menjawab pertanyaan para saudara seiman, atau bahkan saudara non muslim mengenai mengapa iblis kembali ke surga, atau kenapa iblis kembali ke surga untuk menggoda adam padahal Allah telah mengusir Iblis dari Surga... 
Perlu anda ketahui bahwa Alasan kenapa Allah mengusir Iblis daru surga karena Iblis tidak patuh kepada Allah...
Ini ayat.nya !!!!

 قَالَ فَاهْبِطْ مِنْهَا فَمَا يَكُونُ لَكَ أَنْ تَتَكَبَّرَ فِيهَا فَاخْرُجْ إِنَّكَ مِنَ الصَّاغِرِينَ 
Allah berfirman: "Turunlah kamu dari surga itu; karena kamu tidak sepatutnya menyombongkan diri di dalamnya, maka ke luarlah, sesungguhnya kamu termasuk orang-orang yang hina". Al A'raf 13

 قَالَ اخْرُجْ مِنْهَا مَذْءُومًا مَدْحُورًا لَمَنْ تَبِعَكَ مِنْهُمْ لأمْلأنَّ جَهَنَّمَ مِنْكُمْ أَجْمَعِينَ 
Allah berfirman: "Keluarlah kamu dari surga itu sebagai orang terhina lagi terusir. Sesungguhnya barang siapa di antara mereka mengikuti kamu, benar-benar Aku akan mengisi neraka Jahanam dengan kamu semuanya".Al A'raf 18
Dari ke dua ayat di atas jelas di katakan bahwa Iblis telah di usir dari surga !!!!
Tapi Kenapa Iblis bisa kembali ke sorga untuk menggoda adam ????
Mari simak Jawabanny !!!
Baca Juga; Apa Itu Takdir ?
Kita semua tahu bahwa iblis adalah makhluk pembangkang,, jika iblis di usir kemudian dia tidak kembali lagi maka predikat pembangkang tersebut berubah menjadi penurut.
Karena Iblis merupakan makhluk pembangkang, jadi wajar saja jika dia kembali kesurga untuk menggoda adam dan hawa dan ini tentunya dengan seizin Allah.....
Simak ayatnya.
 قَالَ أَنْظِرْنِي إِلَى يَوْمِ يُبْعَثُونَ 
Iblis menjawab: "Beri tangguhlah saya sampai waktu mereka dibangkitkan". Al A'raf  14

قَالَ إِنَّكَ مِنَ الْمُنْظَرِينَ 
Allah berfirman: "Sesungguhnya kamu termasuk mereka yang diberi tangguh.".Al A'raf  15

قَالَ فَبِمَا أَغْوَيْتَنِي لأقْعُدَنَّ لَهُمْ صِرَاطَكَ الْمُسْتَقِيمَ 
Iblis menjawab: "Karena Engkau telah menghukum saya tersesat, saya benar-benar akan (menghalang-halangi) mereka dari jalan Engkau yang lurus,,Al A'raf  16

 ثُمَّ لآتِيَنَّهُمْ مِنْ بَيْنِ أَيْدِيهِمْ وَمِنْ خَلْفِهِمْ وَعَنْ أَيْمَانِهِمْ وَعَنْ شَمَائِلِهِمْ وَلا تَجِدُ أَكْثَرَهُمْ شَاكِرِينَ 
kemudian saya akan mendatangi mereka dari muka dan dari belakang mereka, dari kanan dan dari kiri mereka. Dan Engkau tidak akan mendapati kebanyakan mereka bersyukur (taat). Al A'raf  17

Perlu di ketahui bahwa USIR disini bermakna bahwa Allah melarang Iblis untuk tinggal dan menikmati surga lagi,, Sementara tujuan iblis kembali kesurga bukan untuk tinggal kembali ke surga atau menikmati nikmatnya surga, tetapi karena ADAM berada di surga maka Iblis masuk ke surga hanya untuk menggoda adam,, dan itu telah di iznkan oleh ALLAH SWT...
Baca Juga; Apakah Yesus itu Tuhan ?
Semoga bisa menjawab..
Wassalam...
Pembaca yang baik meninggalkan pesan..
Labels: Artikel, Kepercayaan

Terima Kasih Telah Membaca Mengapa Iblis Bisa Kembali Kesurga Setelah Di Usir??. Please share...!

14 komentar on Mengapa Iblis Bisa Kembali Kesurga Setelah Di Usir??

  1. Masuk akal juga jawaban dari saudara..
    Iblis kan makhluk pembangkang, makanya setelah di usir dia masih ingin saja masuk kesurga untuk menepati janjinya kepada Allah untuk menggoda ADAM....

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sekali lagi saya ingatka,, artikel di atas hanya sebagai gambaran saja,, kepastiannya hanya Allah yang tau...
      terima kasih...

      Delete
  2. pertanyaannya, ketika iblis menggoda adam, apakah dia sedang menuju ke luar surga atau dia masuk lagi ke dalam surga? sebaiknya pendapat kita di dukung hadith. tapi kalo ngga, jangan dijadikan hal yg mutlak juga. karena bisa ada lebih dari satu asumsi. sayangnya tidak ada hadith yg menerangkan. tentu ngga ada masalah kalau seandainya iblis pada saat itu sedang menuju ke luar surga (saya mengimani yg ini). tapi kalau masuk lagi, apakah bisa setelah di-blacklist? atau masuknya dengan cara mengelabui? tapi apa kemudian allah bisa dikelabui? atau allah sengaja membiarkan untuk yang terakhir kali? ada juga yg berpendapat iblis menggoda adam/hawa dari luar surga dengan bisikan pikiran (telepati) karena allah memberikan kemampuan seperti itu. Wallahu A'lam Bishawab.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Pendapat mayoritas para ulama adalah bahwa iblis masuk kembali ke surga....

      “Allah berfirman: “Maka keluarlah kamu dari surga; Sesungguhnya kamu adalah orang yang terkutuk, Sesungguhnya kutukan-Ku tetap atasmu sampai hari pembalasan”. (QS. Shaad : 77 – 78)

      Delete
  3. Assalamualaikum wr.wb,

    Sebenarnya begini iya mas filsafat logika.

    kita musti mengetahui dahulu arti kata iblis dan syeitan.

    Iblis adalah nama jin sedangkan syeitan adalah kata sifat dari jin dan manusia yg zholim.

    Iblis telah terusir dari surga dan tidak dapat lagi masuk kedalamnya karena Allah telah jelas berfirman mengenai kedudukan surga,

    13. قَالَ فَاهْبِطْ مِنْهَا فَمَا يَكُونُ لَكَ أَنْ تَتَكَبَّرَ فِيهَا فَاخْرُجْ إِنَّكَ مِنَ الصَّاغِرِينَ
    Allah berfirman: “Turunlah kamu dari surga itu; karena kamu tidak sepatutnya menyombongkan diri di dalamnya, maka ke luarlah, sesungguhnya kamu termasuk orang-orang yang hina”.(al araf ayat 13)

    dia iblis telah menyombongkan diri (zholim).

    Allah menyuruh adam dan hawa bertempat tinggal disurga.

    19. وَيَا آدَمُ اسْكُنْ أَنْتَ وَزَوْجُكَ الْجَنَّةَ فَكُلا مِنْ حَيْثُ شِئْتُمَا وَلا تَقْرَبَا هَذِهِ الشَّجَرَةَ فَتَكُونَا مِنَ الظَّالِمِينَ
    (Dan Allah berfirman): “Hai Adam bertempat tinggallah kamu dan istrimu di surga serta makanlah olehmu berdua (buah-buahan) di mana saja yang kamu sukai, dan janganlah kamu berdua mendekati pohon ini, lalu menjadilah kamu berdua termasuk orang-orang yang lalim”.(al araf ayat 19)

    ingatlah bahwa ayat ini tidak menerangkan bahwa adam dan hawa akan kekal tinggal di surga, tetapi hanya untuk sementara waktu.

    Allah telah membolehkan adam dan hawa memakan buah-buahan dimana saja yg mereka sukai kecuali mendekati satu pohon saja.

    Tetapi apa yg terjadi?

    20. فَوَسْوَسَ لَهُمَا الشَّيْطَانُ لِيُبْدِيَ لَهُمَا مَا وُورِيَ عَنْهُمَا مِنْ سَوْآتِهِمَا وَقَالَ مَا نَهَاكُمَا رَبُّكُمَا عَنْ هَذِهِ الشَّجَرَةِ إِلا أَنْ تَكُونَا مَلَكَيْنِ أَوْ تَكُونَا مِنَ الْخَالِدِينَ
    Maka setan membisikkan pikiran jahat kepada keduanya untuk menampakkan kepada keduanya apa yang tertutup dari mereka yaitu auratnya dan setan berkata: “Tuhan kamu tidak melarangmu dari mendekati pohon ini, melainkan supaya kamu berdua tidak menjadi malaikat atau tidak menjadi orang yang kekal (dalam surga)”.

    Adam dan hawa telah terlena tinggal disurga dan ingin sekali tinggal selama-lamanya disana sehingga dengan sombong mengikuti hawa nafsu mereka terus melanggar perintah Tuhannya dengan mendekati pohon terlarang dan memakan buahnya.
    Adam dan hawa berfikir dalam hati mereka apabila memakan buah ini ,mereka akan kekal di syurga.

    kita lihat permohonan maaf adam dan hawa kepada Allah dibawah ini bahwa mereka mengakui kesalahan mereka tanpa ada hubungannya dengan godaan iblis.

    23. قَالا رَبَّنَا ظَلَمْنَا أَنْفُسَنَا وَإِنْ لَمْ تَغْفِرْ لَنَا وَتَرْحَمْنَا لَنَكُونَنَّ مِنَ الْخَاسِرِينَ
    Keduanya berkata: “Ya Tuhan kami, kami telah menganiaya diri kami sendiri, dan jika Engkau tidak mengampuni kami dan memberi rahmat kepada kami, niscaya pastilah kami termasuk orang-orang yang merugi”.

    jadi jagalah hati dan pikiran (hawa nafsu )kita agar tetap ingat Allah.

    wassalamualaikum wr.wb,

    ustad sayyid.

    ReplyDelete
    Replies
    1. sangat setuju Ustads,,,
      Iblis dan Setan memang beda,,, iblis adalah makhluk sedangkan setan itu nama sifat (BURUK) yg melekat pada makhluk,,, makanya Alquran mengatakan bahwa Setan itu ada dari golongan Jin dan Mnusia.... di Blog ini saya juga sudah buat tulisan tentang Perbedaan Iblis, Setan dan Jin... Kalau ada salah tolong di koreksi ustads.. http://www.filsafat-logika.com/2016/05/apa-perbedaan-jin-iblis-dan-setan.html

      Saya juga sangat setuju dengan anda yg mengatakan bahwa adam makan buah larangan atau tidak, itu tidak ada pengaruh.ny, karena adam memang di ciptakan untuk mendiami Bumi.

      Sekali lagi saya sangat setuju dengan anda mengenai penyesalan adam yang melanggar perintah tanpa mengkambing hitamkan Iblis,, tetapi mau tidak mau, kita harus setuju bahwa iblis punya andil dalam kejadian tersebut...

      Mungkin kita bisa sedikit diskusi ustads tentang pernyataan anda tentang "Iblis telah terusir dari surga dan tidak dapat lagi masuk kedalamnya karena Allah telah jelas berfirman mengenai kedudukan surga"...
      Para ulama berbeda pendapat ttg hal trsbut,, ada yang mengatakan bahwa Iblis membisikan adam dari luar,,, ada juga yg berpendapat bahwa iblis masuk kesurga dengan memperdaya Ular....
      Terus terang saya lebih meyakini bahwa Iblis itu kembali masuk ke surga,, mohon pencerahan.ny ustads.

      Delete
    2. Assalamualaikum wr.wb,

      mas filsafat logika,

      Baiklah saya berikan sedikit penjelasan,
      Allah berencana menciptakan manusia sebagai khalifah dimuka bumi.
      Allah berfirman,

      Dan ingatlah tatkala Tuhanmu berkata kepada para Malaikat:’Sesungguhnya Aku akan menjadikan seorang khalifah di muka bumi . Mereka bekata:’Mengapa Engkau hendak menjadikan (Khalifah) di bumi itu orang yang akan membuat kerusakan padanya dan menumpahkan darah, padahal kami senantiasa bertasbih dengan memuji Engkau dan mensucikan Engkau? Tuhan berfirman:”Sesungguhnya Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui ” (QS.Al-Baqarah: 30).

      Iblis juga tahu bahwa Allah akan menciptakan makhluk nyata (manusia)yg akan hidup dan mati di bumi.

      dari mana iblis tahu?
      Allah berfirman,
      surat al araf ayat 14.

      14. قَالَ أَنْظِرْنِي إِلَى يَوْمِ يُبْعَثُونَ
      Iblis menjawab: "Beri tangguhlah saya sampai waktu mereka dibangkitkan".

      Iblis tahu bahwa manusia (adam) akan hidup dan mati di bumi dan akan dibangkitkan pada hari kiamat.

      jika iblis sudah tahu bahwa Allah akan menjadikan khalifah di muka bumi, untuk apalagi iblis harus menggoda adam untuk turun ke bumi? bukankah rencana Allah adalah pasti?
      iblis hanya menunggu saja saatnya mereka keluar dari surga.

      Allah berfirman,
      surat taha ayat 117.
      (117). فَقُلْنَا يَا آدَمُ إِنَّ هَٰذَا عَدُوٌّ لَكَ وَلِزَوْجِكَ فَلَا يُخْرِجَنَّكُمَا مِنَ الْجَنَّةِ فَتَشْقَىٰ
      Maka kami berkata: "Hai Adam, sesungguhnya ini (iblis) adalah musuh bagimu dan bagi isterimu, maka sekali-kali janganlah sampai ia mengeluarkan kamu berdua dari surga, yang menyebabkan kamu menjadi celaka.

      dalam bahasa arabnya tidak menunjukkan kata objek iblis tetapi menunjukkan kata sifat (perbuatan).

      menurut anda:
      Para ulama berbeda pendapat ttg hal trsbut,, ada yang mengatakan bahwa Iblis membisikan adam dari luar,,, ada juga yg berpendapat bahwa iblis masuk kesurga dengan memperdaya Ular....
      Terus terang saya lebih meyakini bahwa Iblis itu kembali masuk ke surga,, mohon pencerahan.ny ustads.

      -iblis tidak mungkin membisikkan adam dari luar,iblis adalah makhluk yg terbatas kemampuannya.

      -dengan memperdaya ular? ini kitab yahudi mas yg amburadul.

      rasulAllah telah bersabda perang yg paling berat adalah memerangi hawa nafsu.

      inilah kelemahan adam yg sebenarnya saat di surga sebelum beliau menjadi nabi/rasul karena setiap nabi/rasu/ adalah maksum.

      seperti firman Allah saat adam berada di surga
      surat taha ayat 115.
      (115). وَلَقَدْ عَهِدْنَا إِلَىٰ آدَمَ مِنْ قَبْلُ فَنَسِيَ وَلَمْ نَجِدْ لَهُ عَزْمًا
      Dan sesungguhnya telah Kami perintahkan kepada Adam dahulu, maka ia lupa (akan perintah itu), dan tidak Kami dapati padanya kemauan yang kuat.

      ingatlah, alquran adalah kitab yg berilmiah dan penuh dengan hikmah yg sangat tinggi nilainya di lauh mahfuz.


      semoga tercerahkan,

      wassalamualaikum wr.wb,

      ustad sayyid

      Delete
  4. Kalau IBLIS tidak mungkin membisikkan adam dari luar,,, brarti JELAS sudah kalau IBLIS itu masuk kembali ke dalam SURGA...

    فَوَسْوَسَ لَهُمَا الشَّيْطَانُ لِيُبْدِيَ لَهُمَا مَا وُورِيَ عَنْهُمَا مِنْ سَوْآَتِهِمَا وَقَالَ مَا نَهَاكُمَا رَبُّكُمَا عَنْ هَذِهِ الشَّجَرَةِ إِلَّا أَنْ تَكُونَا مَلَكَيْنِ أَوْ تَكُونَا مِنَ الْخَالِدِينَ . وَقَاسَمَهُمَا إِنِّي لَكُمَا لَمِنَ النَّاصِحِينَ . فَدَلَّاهُمَا بِغُرُورٍ

    Syaitan membisikkan pikiran jahat kepada keduanya untuk menampakkan kepada keduanya apa yang tertutup dari mereka yaitu auratnya dan syaitan berkata: “Tuhan kamu tidak melarangmu dan mendekati pohon ini, melainkan supaya kamu berdua tidak menjadi malaikat atau tidak menjadi orang-orang yang kekal (dalam surga)”. Dan dia (syaitan) bersumpah kepada keduanya. “Sesungguhnya saya adalah termasuk orang yang memberi nasehat kepada kamu berdua”, maka syaitan membujuk keduanya (untuk memakan buah itu) dengan tipu daya… (QS. al-A’raf: 20 – 22)

    ReplyDelete
  5. Assalamualaikum wr.wb,

    mas filsafat logika,

    penjelasan dari saya yg lebih detil mengenai : Terus terang saya lebih meyakini bahwa Iblis itu kembali masuk ke surga,, mohon pencerahan.ny ustads.

    Arti surga saat adam dan hawa.

    ada yg sebut sebagai taman antara langit dan bumi dan ada juga yg sebut sebuah taman di bumi dan ada juga yg menyebut surga yg tidak kekal karena ada satu larangan yaitu mendekati suatu pohon padahal kalau surga yg kekal tidak ada larangan semua boleh saja.

    penerangan.

    apa yg kekal? adam dan hawa atau surga tempat tinggal(adam/hawa)
    jawabnya logikanya surga yg kekal.
    kenapa? karena adam dan hawa masih dalam percobaan.

    kekekalan surga saat adam dan hawa.

    surat taha 118-119.
    (118). إِنَّ لَكَ أَلَّا تَجُوعَ فِيهَا وَلَا تَعْرَىٰ
    Sesungguhnya kamu tidak akan kelaparan di dalamnya dan tidak akan telanjang.


    (119). وَأَنَّكَ لَا تَظْمَأُ فِيهَا وَلَا تَضْحَىٰ
    dan sesungguhnya kamu tidak akan merasa dahaga dan tidak (pula) akan ditimpa panas matahari di dalamnya".

    Dengan ayat 119 ini jelas sekali bahwa surga itu bukan suatu taman di bumi karena di bumi sudah tentu kena sinar matahari.

    dan mengenai ayat 118.juga begitu kiranya jika surga di bumi sudah tentu ada kenajisan.(mandi ,buang air besar dan kecil sbb).

    yg ingin saya jelaskan disini bahwa surga tempat tinggal adam dan hawa dahulu adalah benar-benar surga tidak ada kenajisan didalamnya dan tidak ada penderitaan (buang air besar,kecil,mandi,bekerja,melahirkan dsb)

    Hanya ada 2 jenis makhluk ,yg Allah ciptakan yg memiliki hawa (nafsu) yaitu jin(iblis) dan manusia.

    setelah iblis(jin) keluar dari surga terlepaslah seluruh kenikmatan yg Allah berikan padanya atas kezholimannya.

    kedua jenis makhluk Allah ini masing-masing mempunyai hawa nafsu.(sifat keburukan(sifat syeitan)pribadinya masing-masing.

    sebenarnya ayat yg mas berikan tersebut bukan menunjukkan iblis masuk lagi kesurga,

    Syaitan membisikkan pikiran jahat kepada keduanya untuk menampakkan kepada keduanya apa yang tertutup dari mereka yaitu auratnya dan syaitan berkata: “Tuhan kamu tidak melarangmu dan mendekati pohon ini, melainkan supaya kamu berdua tidak menjadi malaikat atau tidak menjadi orang-orang yang kekal (dalam surga)”. Dan dia (syaitan) bersumpah kepada keduanya. “Sesungguhnya saya adalah termasuk orang yang memberi nasehat kepada kamu berdua”, maka syaitan membujuk keduanya (untuk memakan buah itu) dengan tipu daya… (QS. al-A’raf: 20 – 22)

    tetapi ayat ini menerangkan bahwa hawa nafsu(sifat syeitan) kedua insan ini yg mendorong untuk melakukan hal ini bukan godaan iblis.

    jika kita mengartikan bahwa bisikan syeitan adalah bisikan jin (iblis) sudah tentu adam dan hawa kesurupan di surga, adakah Allah mengeluarkan adam dan hawa dari surga oleh karena kesurupan?
    sangatlah lucu.

    kita jangan mengandalkan iblis lah.

    semoga bermanfaat,

    wassalamualaikum wr.wb,

    ustad sayyid







    ReplyDelete
    Replies
    1. hahahaha...
      kesurupan itu beda dengan bisikan,,, jika si Safri membisikan anda sesuatu, apakah anda kesurupan si safri ??? tntu tdk kan !!!

      Syeitan itu adalah sifat (buruk) yang melekat kepada makhluk,, setuju ustads ??? pasti setuju...
      artinya syeitan(sifat) itu tidak bisa berdiri sendiri,,, syeitan itu harus melekat pada makhluk


      Perhatikan potongan ayat berikut.
      "Syaitan membisikkan pikiran jahat kepada keduanya"
      MEMBISIKAN PIKIRAN JAHAT PADA KEDUANYA,,,, keduanya itu sudah pasti ADAM dan HAWA,, nah,, Makhluk ke-3 yg membisikkan kepada ADAM dan HAWA itu siapa ??? bukankah Syeitan harus mlekat pada mkhluk !!!!! siapakah makhluk trsbut tmpat melekat.ny syeitan (sifat buruk) ???

      Delete
    2. Assalamualaikum wr.wb,

      mas filsafat logika,

      anda kata :
      hahahaha...
      kesurupan itu beda dengan bisikan,,, jika si Safri membisikan anda sesuatu, apakah anda kesurupan si safri ??? tntu tdk kan !!!

      saya jawab,

      klo manusia(makhluk nyata) membisikkan pada kuping manusia (makhluk nyata) adalah perkara biasa saja, tetapi klo makhluk kasat mata(jin) membisikkan pada kuping (manusia) makhluk nyata jadi gimana iya mas?

      Oleh karena anda sangat yakin bahwa iblis(jin) masuk lagi ke surga tolong jawab pertanyaan saya dibawah ini.

      coba anda terangkan pada saya gimana makhluk kasat mata(jin) membisikkan ke kuping manusia(makhluk nyata).

      sejauh pengalaman saya, manusia (makhluk nyata) ini akan mengalami kesurupan.


      Menurut pandangan saya,
      iblis(jin) setelah dilaknat, dikutuk dan diusir oleh Allah tidak akan mungkin masuk surga lagi karena iblis(jin) sudah najis, karena saat di surga dahulu kenajisannya masih terselubung sama halnya seperti dengan adam dan hawa masih berpakaian saat masih di surga,tetapi setelah merasakan buah khuldi terlepaslah pakaian mereka dan mereka dalam keadaan najis menyebabkan mereka musti keluar dari surga.

      coba anda perhatikan ayat ini yg anda garis besarkan (MEMBISIKKAN PIKIRAN JAHAT KEPADA KEDUANNYA).
      Apakah dua-dua makan buah khuldi sekaligus bersamaan ataukah adam dahulu, karena tidak mungkin sekaligus berdua.

      jika adam dahulu berarti tidak ada makhluk yg ke 3 karena adam adalah penyebabnya yaitu sifat syetan(hawa nafsu) pada dirinya sendiri yg menyebabkan hawa juga turut makan.

      wassalamualaikum wr.wb,

      ustad sayyid

      Delete

    3. coba anda perhatikan ayat ini yg anda garis besarkan (MEMBISIKKAN PIKIRAN JAHAT KEPADA KEDUANNYA).
      Apakah dua-dua makan buah khuldi sekaligus bersamaan ataukah adam dahulu, karena tidak mungkin sekaligus berdua.

      jika adam dahulu berarti tidak ada makhluk yg ke 3 karena adam adalah penyebabnya yaitu sifat syetan(hawa nafsu) pada dirinya sendiri yg menyebabkan hawa juga turut makan.
      -----------------------------------------------------------

      kan kita sudah sepakat,,, bahwa setan itu tidak mungkin berdiri sendiri tanpa adanya mkhluk,,, setan tidak mungkin ada tanpa ada makhluk terlebih dahulu.... dan setan tidak mungkin bisa membisikkan sesuatu tanpa melekat dulu pada suatu makhluk...

      misalkan saja, adam adalah makhluk tempat melekat.ny syeitan... lalu di hubungkan pada ayat "Syeitan(ADAM) Membisikkan pikiran jahat pada keduanya" keduanya itu siapa ?? bukankah keduanya itu adam dan hawa ??? apakah tidak lucu klo adam membisikkan pikiran jahat kepada adam...
      Adai saja Adam (saay itu adalah syeitan) maka pasti bunyi ayatnya, syeitan membisikkan pikiran jahat kepada hawa.
      konsekuensi logis.nya bahwa ada makhluk ke3 yg menjadi tempat melekat.ny makhluk....

      Delete
    4. Assalamualaikum wr.wb,

      Adam telah menjerumuskan dirinya sendiri dengan mengikuti hawa nafsunya lantas menyebabkan istterinya juga turut makan .

      firman Allah,

      Kemudian syaitan membisikkan pikiran jahat kepadanya, dengan berkata: "Hai Adam, maukah saya tunjukkan kepada kamu pohon khuldi dan kerajaan yang tidak akan binasa?"

      kegelisahan para malaikat saat penciptaan adam,
      bahwa adam(manusia) membuat kerusakan dan menumpahkan dari di muka bumi, adalah suatu kenyataan yg tidak bisa diabaikan.

      sekian terimakasih,

      wassalamualaikum wr.wb,

      ustad sayyid.

      Delete
    5. “Dan dia (syaitan) bersumpah kepada keduanya. "Sesungguhnya saya adalah termasuk orang yang memberi nasehat kepada kamu berdua". (QS. al A’raf: 21).

      Saya rasa ayat di atas sudah jelas sekali maknanya, bahwa Iblis memang menggoda adam,,,, jika menurut anda iblis tidak mungkin membisikkan dari luar surga, maka sudah pasti iblis itu kembali masuk ke surga untuk menggoda adam...

      Delete

Back To Top